Translate

Thursday, November 24, 2022

RAYAP TANAH YANG MENAKJUBKAN

Jika mendengar kata rayap, yang langsung terpikirkan adalah kayu yang keropos he he he, memang rayap adalah hewan perusak terutama furniture yang terbuat dari kayu. Serangga ini hidup secara berkoloni, bersarang dan hidup dengan memakan kayu sehingga menimbulkan kerusakan serta kerugian ekonomi. Sama seperti lebah dan semut, rayap juga mempunyai sistem kasta dalam kehidupannya, kasta tersebut terdiri dari Ratu, Rayap Prajurit dan Rayap Pekerja, namun tahukah kalian, tidak semua Rayap adalah serangga perusak, salah satunya adalah Rayap Tanah.

 

FUNGSI RAYAP TANAH

Dari pengalaman blusukan ke hutan, ada jenis rayap tanah yang membuat saya takjub, jenis pastinya belum pasti namun genusnya adalah Tenuirostritermes. Jenis ini saya temukan di hutan perbukitan di kabupaten Sarolangun, Jambi dan hutan rawa gambut di Semenanjung Kampar, Riau.

Rayap tanah dan keluarganya ternyata adalah serangga purba yang sudah hidup sejak 200 juta tahun lalu dan rayap ini memiliki peranan penting bagi lingkungan terutama di kawasan hutan. Rayap tanah berfungsi sebagai pengurai yang juga memakan organisme mati dan limbah dari organisme lain. Rayap tanah memiliki manfaat sebagai dekomposer dan membantu siklus nutrisi kembali ke ekosistem.

Rayap tanah juga membantu membentuk proses siklus air tanah di hutan melalui sarang-sarangnya yang ada di dalam tanah. Rongga-rongga sarang rayap yang malang melintang di dalam tanah akan membantu air hujan meresap masuk ke dalam tanah untuk kemudian diserap oleh akar tanaman dan menjadi simpanan air tanah, luar biasa bukan.


 

STRATA SOSIAL RAYAP TANAH

Sama seperti semut dan lebah, Rayap tanah juga merupakan serangga sosial, dimana dalam aktivitas sehari-harinya, rayap ini di komandai oleh seekor ratu. Satu ekor ratu memerintah ribuan individu rayap. Koloni rayap terdiri dari tiga kasta utama yaitu, kasta pekerja, kasta prajurit dan kasta reproduktif. Tugas dari kasta-kasta tersebut antara lain adalah :

Kasta pekerja, Rayap kasta pekerja umumnya berukuran kecil dan memiliki jumlah terbanyak dibandingkan kasta lainnya. Tugasnya untuk mencari makan, memberi makan rayap kasta lain, merawat dan membersihkan telur rayap, membersihkan tubuh rayap kasta lain, serta membuat dan merawat sarang.

Kasta prajurit, Rayap kasta prajurit memiliki ciri berupa ukuran kepala yang besar dan tubuh yang kekar. Tugas rayap prajurit adalah untuk melindungi koloni dari ancaman dan gangguan dari luar serta mengatur pergerakan kasta pekerja ketika melakukan pekerjaan.

Kasta reproduktif, Rayap kasta reproduktif bertugas untuk menemukan tempat baru untuk koloni, bereproduksi dan memberi makanan untuk spesies yang baru lahir. Rayap reproduktif terdiri dari raja dan ratu, dimana bagian (perut) rayap ratu lebih besar daripada rayap raja. Tugas pejantan atau raja adalah membuahi rayap betina agar dapat berkembang biak dengan cara bertelur.

Friday, November 18, 2022

JULANG PAPUA SANG PETANI HUTAN

Petani tak hanya identik dilakukan oleh manusia, di dunia burung keluarga dari Bucerotidae adalah para petani hutan. Kenapa mereka disebut sebagai petani? Karena burung ini merupakan agen pemencar biji pohon-pohon di dalam hutan, salah satunya buah ara (Ficus sp.) dan menariknya Julang Papua ini dalam sehari bisa memencarkan biji-bijian perpuluh-puluh kilometer terutama di daerah Papua dan Maluku.

 

MORFOLOGI DAN DISTRIBUSI

Julang Papua berukuran besar (65-85 cm), dengan warna jantan dan betina berbeda, jantan kepala berwarna jingga cerah dengan tenggorokan putih cerah dan betina kepala hitam dengan tenggorokan berwarna biru. Julang Papua di Indonesia tersebar di Kepulauan di Maluku (Ambon hingga Halmahera) serta di sebagian besar Pulau papua dan pulau sekitarnya. Indonesia sendiri mempunyai 13 jenis julang dari 59 jenis yang ada di seluruh dunia.


PAKAN DAN KEBIASAAN

Pakan utama Julang Papua adalah buah-buahan dari jenis Ficus sepicana, Ficus sciaphila serta buah pohon lainnya seperti Varingia grossularia, Arenga saccarifera, Myristica fatua, Pometia pinnata. Julang ini tercatat juga memakan kepiting dan sarang lebah. dalam buku “Birds and mammals of the Bukit Barisan Selatan National Park, Sumatra” Margaret F. Kinnaird dan Timothy G. O’Brien mengatakan Julang atau Rangkong dapat dijadikan indikator hutan sehat atau tidak karena kebutuhan dasar Julang dalam memerlukan pohon dengan diameter besar sebagai sarangnya.

Seperti jenis Julang lainnya, Julang Papua juga ketika bersarang akan membutuhkan lubang pohon di pohon yang berdiameter besar. Ketika mengerami telur, betina akan di kurung oleh jantan dan setiap hari pakan betina akan di suplai oleh sang jantan. Julang Papua dikenal sebagai jenis yang setia terhadap pasangan, karena hingga keduanya tua dan wafat pasangannya itu-itu saja.


ANCAMAN

Perubahan hutan, terutama penebangan pohon dengan diameter besar merupakan ancaman bagi burung ini belum lagi perburuan, mungkin tidak semasiv perburuan julang ini di bandingkan dengan sepupunya Rangkong gading dan Rangkong badak, namun jika di renungkan sejenak, jika burung ini sedang bersarang dan jantan tiap hari mensuplai makanan ke lubang sarang, tiba-tiba jantan mati akibat tembakan pemburu maka tidak hanya jantan saja yang mati, karena betina dan calon anak yang tiap hari di suplai makanan oleh jantan juga akan mati karena kelaparan.

 

Sumber : Dikutip dari berbagai sumber

 

 

Tuesday, November 8, 2022

ITIK BENJUT PENGHUNI KAPAL KOSONG

 

Bentuk kepala itik ini memang menonjol, sehingga dalam Bahasa Indonesia disebut dengan nama Itik benjut, sedangkan nama latinnya adalah Anas gibberifrons dan Sunda Teal adalah nama inggrisnya karena mengacu jenis ini yang hanya tersebar di daerah paparan Sunda.

 

MORFOLOGI DAN PERSEBARAN

Itik ini mempunyai warna dominan abu-abu coklat, dengan beberapa bagian di sayap berwarna biru dan putih yang hanya terlihat ketika sedang terbang. Ciri khas kepalanya tonjol di dahi, namun individu betina tidak setonjol jantan kemudian matanya berwarna merah. Paruh pipih khas keluarga Anatidae yang berfungsi untuk menyosor di air dan menyaring makanan. Kakinya berwarna coklat gelap dengan web yang menutupi seluruh jarinya.

Itik benjut merupakan jenis asli Indonesia, dimana persebarannya meliputi pulau-pulau di Sunda Besar (Sumatera, Kalimantan, Jawa-Bali), pulau-pulau di Sunda Kecil (Lombok, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur hingga Sumba) serta sebagian besar wilayah di Sulawesi dan pulau-pulau sekitarnya.


KEBIASAAN DAN HABITAT

Itik benjut sama seperti bebek lainnya, merupakan golongan pemakan segalanya (omnivore), namun hingga saat ini belum ada penelitian soal pakan pastinya dari itik benjut ini. 

Itik ini sangat mudah beradaptasi dengan berbagai lahan basah, seperti di daerah pertambakan, rawa, hutan mangrove hingga daerah tercemar seperti di Muara Angke dan Teluk Jakarta. Menariknya di Teluk Jakarta, itik benjut menggunakan kapal pengisi pasir yang kosong dan sedang bersandar di Teluk Jakarta, Kapal tersebut dahulu di pergunakan untuk mengerasakan pasir dalam pembuatan pulau reklamasi, Itik benjut diduga memanfaatkan pipa-pipa berlubang di kapal tersebut sebagai tempat bersarang.